FOTO: Permasalahkan Arti Perempuan di KBBI, Tamara Bleszynski Bikin Heboh Netizen : Okezone Celebrity

FOTO: Permasalahkan Arti Perempuan di KBBI, Tamara Bleszynski Bikin Heboh Netizen : Okezone Celebrity


JAKARTA – Akibat unggahannya di media sosial yang mempermasalahkan arti nama perempuan di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Tamara Bleszynski membuat heboh netizen.

Lewat unggahannya di akun Instagram @tamarableszynskiofficial, Tamara meng-capture perbandingan arti kata laki-laki dan perempuan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) via online, Menurutnya, kata laki-laki dan turunannya memiliki arti yang lebih baik daripada perempuan.

“???!!! Ketika meng-Google Kamus Besar Bahasa Indonesia. Is it fair? #perjalananmasihpanjang #semangatberjuang #internationalwomensday,” tulis Tamara pada keterangan foto unggahannya.

KBBI yang diunggah akun Instagram Tamara adalah kamus dalam jaringan (daring atau online) www.kbbi.web.id. Website tersebut merupakan kamus yang dibuat untuk memudahkan pencarian, penggunaan, dan pembacaan arti kata.

Kamus ini berbeda dengan KBBI yang diluncurkan oleh Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di alamat www.kbbi.kemendikbud.go.id.  Berbeda dengan KBBI.web.id, KBBI versi Kemendikbud memiliki uraian pengertian yang berbeda.

Unggahan Tamara itu tak pelak menuai beragam kontroversi di kalangan netizen. Beberapa dari mereka merasa kecewa setelah melihat arti kata perempuan dalam unggahannya.

Apa harus disebut gtu arti perempuan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kok gitu ya?” tulis @arieviouzaremania.

Otak ngeres masuk pada para pendidik. Bangsa ini kekurangan vitamin budaya akibat terlalu banyak budaya asing yang negatif merasuk dalam berbagai bentuk sendi kehidupan,” sambung @samuelanthony8927.

Hello yg ngerendahin perempuan, wanita ingat saja darimana asal kalian. Keluar gtu aja, lol. Ingat ibunya deh,” timpal @safrinx.

Sementara itu, beberapa netizen lainnya justru menganggap tulisan itu sebagai lelucon. Sebab, mereka menduga tulisan dalam kamus yang di-capture Tamara belum direvisi.

Mungkin penulisnya sering tersakiti oleh perempuan. Makanya dalam arti perempuan konotasinya selalu negatif. Kadang memang referensi di Internet tidak bisa dipercara 100 persen,” tulis @yudhistira.

Mungkin belum direvisi arti kata perempuan oleh manajemen KBBI. Kata perempuan diganti dengan kata wanita di KBBI jauh lebih sopan artinya dan konotasinya lebih baik,” sambung @ragielp.

Gak heran aku pernah mendiskusikan ini dg teman2 dari lembaga bahasa. Julukan miring terhadap perempuan lbh byk krn mmg tubuh perempuan dlm penilaian society lbh dianggap sebagai objek,” timpal @chrissysiahaan.

(FHM)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply